:: Wirausaha & Keuangan ::

Suparman : Berbagi Sukses dengan UM-1

E-mail Cetak PDF
Di Kawasan Depok, tepatnya di Jalan M Yusuf (Terusan Junda) telah berdiri Salon Motor dan Mobil UM-1. Pemiliknya adalah Suparman (45), lelaki paruh baya yang kini mulai giat berbisnis. Bisnis salon mobil dan motor yang didirikannya kini berkembang berkat mentoring Uud Machmud, owner UM-1.

Sebagai mitra bisnis, Suparman (54), melihat bahwa UM-1 yang memiliki usaha salon motor dan mobil sekaligus lembaga training kewirausahaan ini memiliki perpaduan yang pas. Pas karena setiap peserta training kewirausahaan dapat mempraktekkan bisnis yang dikelola UM-1, sekaligus mendapatkan mentoring terus menerus. Perkenalan Suparman dengan UM-1 sendiri berawal dari sebuah seminar kewirausahaan yang diselenggarakan oleh UM-1 Training. “Saya mengenal Uud Machmud,  owner UM-1 saat mengikuti seminar kewirausahaan yang diselenggarakannya,” ujarnya.Dari sanalah, Suparman mengaku mindset  kewirausahaannya berubah. Bukan saja  cara pandang dalam berbisnisnya yang berubah,  tetapi juga cara pencapaiannya yang menurutnya  mudah dan simple, sehingga berbagai kesulitan dalam berwirausaha dapat dieliminir lebih dini.  

Ingin Berkembang Bersama UM-1
Salon mobil dan motor UM-1 milik Suparman yang ada di Depok, Jawa Barat  diharapkan dapat berkembang seperti yang diharapkan. “Saya berminat menjadi mitra bisnis UM-1 karena ingin berkembang bersama UM-1. Jika tidak ada aral yang berarti saya akan mengembangkannya ke Bandung dan beberapa daerah lainnya,” ujarnya optimis. Ia bahkan berencana menjadi agen dari produk-produk UM-1 seperti  sampo, dashboard cleaner, deposit remover, wax,  untuk keperluan salon mobil dan motor. Keunikan sampo produk UM-1 adalah ramah lingkungan karena terbuat dari bahan nabati khas Indonesia. “Selain karena produk-produk UM-1 terbuat dari bahan nabati yang ramah lingkungan, seluruh bahannya juga berasal dari dalam negeri,” ujar Suparman. Menurut Suparman, produk UM-1 cukup bagus dan perkembangannya menunjukkan kecenderungan yang membanggakan. “Harus terus dilakukan promosi yang terintegrasi agar masyarakat semakin menegnal produk-produk UM-1,” tambahnya.

Inspirasi Bisnis
Ihkwal ia terjun dalam dunia bisnis, Suparman yang masih berstatus karyawan di sebuah perusahaan swasta nasional ini terilhami oleh pencerahan yang diberikan Uud Machmud saat mengikuti seminar kewirausahaan beberapa waktu lalu. Saat itu Uud menceritakan bagaimana Kolonel Sander, seorang Kepala Koki di Kesatuan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat  yang sudah memasuki masa pensiun membuat resep ayam goring, yang kita kenal saat ini dengan Ayam Goreng KFCnya. “Saya ingin memperoleh kesuksesan seperti itu,” lanjut Suparman. Meski saat awal masih ragu-ragu untuk bergabung di UM-1, namun seiring dengan perjalanan waktu ia semakin mantap mencoba menjadi seorang entrepreneur, menjadi owner UM-1 Salon Motor dan Mobil  Depok.Kini, Suparman selain masih berstatus sebagai karyawan di sebuah perusahaan, ia juga merekrut beberapa karyawan untuk mengelola usaha UM-1 Salon Mobil dan Mobil  miliknya. “Meskipun usaha masih belum besar, namun saya puas dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar meskipun jumlahnya belum banyak,” ujar Suparman.

Menjadi Pintar
Dari Pesaing yang Cerdas   

Menjadi pintar dari pesaing yang cerdas. Ini mungkin aneh kedengarannya. Kenyataannya persaingan memang membuat pebisnis menjadi kreatif karena terus terpacu bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. “Saya justru senang dengan persaingan karena orang maju itu karena persaingan,” ujar Suparman mengomentari ketatnya persaingan bisnis di salon motor dan mobil. UM-1, kata Suparman, mengedepankan kualitas pelayanan, dengan harga terjangkau. “Menjual kualitas itulah yang ditawarkan oleh UM-1,”lanjutnya. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik serta memberikan kualitas produk terbaik, peran sumberdaya manusia yang melayani juga harus memiliki kualitas yang baik pula.

“Saya meminta kepada karyawan saya, begitu ada pelanggan datang sambutlah dengan senyum dan senyum itu adalah ibadah. Baik itu ingin mencari informasi saja syukur-syukur kalau menggunakan jasa kita. Setelah selesai antarkan mereka dan kalau kurang puas katakan bahwa anda bisa datang kembali,” jelasnya. n ntu
Terakhir Diupdate ( Selasa, 10 Maret 2009 11:57 )