Akhir bulan Agustus 2008 lalu, PROFEC, sebuah komunitas berbasis milis dari yahoogroups meluncurkan Café Madani – the entrepreneur café yang berlokasi di Jln Akses UI No. 1 Depok. Café ini dirancang selain sebagai restoran juga dapat digunakan untuk kegiatan seminar/training atau event event sejenis lainnya bagi komunitas tersebut. Dengan kapasitas yang dapat menampung tamu sekitar 50 orang dan dilengkapi fasilitas ruangan tertutup yang dapat menampung 16 orang, Café Madani dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan para pengunjungnya. Café ini diluncurkan berkat dukungan para member PROFEC, diantaranya dukungan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) yang meminjamkan lokasi, Rusman Hakim, seorang pengusaha dan pegiat PROFEC sebagai pengelolanya, sementara Lies Sudianti, founder PROFEC memilih sebagai pemasar café tersebut.Acara peluncuran Cafe Madani berlangsung meriah, dihadiri oleh para member PROFEC, para simpatisan dan beberapa perwakilan dari komunitas milis yahoogroups lain.
Hasil Action Seminar Kewirausahaan
Awal berdirinya Café Madani ini sangat unik. Rusman Hakim yang memiliki usaha semi franchise Pempek Patrol suatu saat ingin mengembangkan usahanya dengan mencari lokasi lokasi pengembangan bisnis Pempeknya. Pada suatu acara kopi darat (kopdar), yaitu istilah bagi para milis untuk bertemu, PROFEC yang bertemakan membangun semangat kewirausahaan di Cibubur Junction salah seorang pegiat PROFEC yang hadir dalam acara tersebut menawarkan tempat untuk ngumpul para Profecers di café miliknya yang terletak di Depok. Uluran tangan ini disambut dengan cepat oleh rusman Hakim yang memang sedang mencari lokasi usaha baru untuk pengembangan usaha Pempek Palembangnya. Akhirnya, setelah beberapa kali bertemu dengan salah seorang Profecers, yang sehari-hari bekerja di PNM, terjadilah kerjasama tersebut, yang melibatkan PNM, Rusman Hakim dan PROFEC.
Dan hasilnya adalah peluncuran New Café Madani – the Entrepreneur Café yang diluncurkan akhir Agustus lalu. Nama ini sengaja tidak dirubah untuk mengenang sejarah berdirinya café ini dimana tujuan Andi Estetiono dari PNM mendirikan café ini, yaitu agar terbentuk masyarakat yang madani, pluralis, bahagia dan sejahtera. Café Madani buka setiap hari, dan yang khas dari menu di café ini adalah menu Pempek Palembang yang rasanya sudah tidak diragukan lagi. Café Madani juga menyediakan fasilitas untuk pertemuan terbatas, dengan kapasitas 16 orang. “Kalau ada yang berminat menggunakan bisa kontak saya di handphone 0816-144-2792,” ujar Rusman promosi.
Open House Entrepreneurship Spirit
Di café ini Rusman menyediakan waktu secara khusus pada setiap hari Kamis pukul 10.00-14.00 WIB untuk sharing bisnis, sekaligus memperkenalkan bisnis semi franchise Pempek Patrol. Sebagai pegiat PROFEC, Rusman juga dikenal sebagai seorang pebisnis dan motivator bisnis yang handal. Ayo-ayo, siapa yang ingin menambah wawasan berbisnis sekaligus praktek membuka usaha?
PROFEC, Mengasah Kewirausahaan
PROFEC, komunitas ini ternyata selain mengasah mindset kewirausahaan bagi para membernya juga memiliki misi mendorong semangat kewirausahaan bagi siapapun yang berminat, terutama masyarakat umum yang selama ini belum mengenal PROFEC. Menurut Rusman Hakim, yang juga sebagai koordinator PELC (PROFEC ENTREPRENEURIAL LEADERSHIP CENTRE), ia merencanakan menggelar program seminar atau pelatihan yang terkait dengan entrepreneurship secara rutin di tempat ini. “Seminar atau workshop dengan memberi materi leadership, entrepreneurship for the retired, soft winning victory dan juga spiritualisme dalam berbisnis mungkin akan diadakan secara rutin,” ujar Rusman kepada WK. Selain itu lanjut Rusman, ia juga akan mengadakan acara bedah buku atau sharing kesuksesan para pengusaha dengan menjalin kerjasama dengan radio untuk menyiarkannya secara langsung yang direncanakan setiap dua minggu sekali.
Rusman berharap ide dan gagasannya ini mendapatkan dukungan dari semua pihak, terutama member PROFEC yang saat ini sudah mencapai 2000 orang lebih. “Kalau kewirausahaan berjalan dengan baik, dan usaha disektor riil maju tentu negara ini akan menuju ke tahap negara yang sejahtera,” ujarnya. Sementara, Lies Sudianti, founder sekaligus moderator PROFEC berharap agar Café Madani dapat menjadi tempat yang menyenangkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kewirausahaan bagi member PROFEC maupun masyarakat umum lainnya.




