Tidak ada negara yang memiliki potensi pangannya sebesar Indonesia. Mulai dari Jagung, beras, ubi-ubian, sagu, hingga berbagai jenis makanan alternative yang banyak tersedia di berbagai daerah. Sayangnya potensi tersebut tidak dikembangkan secara optimal sehingga belum tergali menjadi bisnis yang menarik. Menteri Pertanian, Anton Apriyantono saat mengunjungi pameran aneka ragam pangan beberapa waktu lalu di Jakarta sempat mengunjungi Stand Adi Kharisma, seorang penemu makanan alternatif dari ubi jalar. Sang menteri tertegun sejenak saat melihat Adi menyodorkan majalah WKyang mengulas sisi bisnis yang menggiurkan dari ubi jalar.
Meski tidak emmberi komentar, menteri Anton terlihat asyik membaca ulasannya ubi jalar yang ada di majalah WK. Sepertinya Pak Menteri terinspirasi bahwa ubi jalarpun bisa menjadi bisnis yang menarik, bukan lagi komoditas kelas bawah.




