Berawal dari rasa prihatin bahwa minuman tradisional yang enak dan menyegarkan ternyata tidak mendapat porsi perhatian yang nyata dari masyarakat. Bahkan masyarakat cenderung menyepelekan. Mahar, dara enerjik ini mencoba berbisnis minuman tradisional yang sebenarnya sudah banyak dikenal orang.
Apa gerangan yang dibuat Mahar? Ternyata ia memberi sentuhan minuman tradisional ini dengan kaidah-kaidah pemasaran modern supaya masyarakat mengenal dan menyukainya. Minuman yang biasa disebut sebagai ‘minuman sinom’ diubah menjadi Jamu Rupo Londo, yang disingkatnya menjadi Jrols.
Dalam hal pemasaran, Mahar mengemas JRols mengubahnya menjadi sebuah bisnis yang menarik, modern, dan selalu membuat orang ingin mencobanya. Dari kacamata bisnis ia terus sumringah karena JRols buatannya ternyata mendapatkan tangapan yang positif dari masyarakat.
Saat ini Mahar sedang getol-getolnya mempersiapkan masa peak sessions dari bisnis minuman.
Menurut Mahar bahwa permintaan minuman JRols memang sedang tinggi-tingginya pada saat musim kemarau tiba. Karena pada saat musim kemarau inilah JRols akan terasa nikmat jika meminumnya.
Bisnis Menarik
Apa yang menarik dengan JRols ?. Ternyata ada banyak hal yang sangat menarik. Pertama, tidak ribet. JRols adakah bisnis yang mudah dijalankan oleh siapapun dan jauh berbeda dengan jenis bisnis lainnya.
Kedua, simple alias gampang pengelolaannya. Meski ada aturan maen yang memang harus dilakukan oleh calon mitra, namun aturan tersebut amatlah mudah dan gampang. Mahar menekankan bahwa yang terpenting buat dia adalah kepercayaan bersama mitra. Bisnisnya mudah, ringan dilakukan, ringan investasinya dan membuat riang orangnya. Mahar berharap ada tanggapan positif bagi siapa saja yang peduli pada minuman tradisinal bangsa sendiri, tetapi berpenampilan international seperti apa yang menjadi merknya saat ini.
Dalam candanya, dara bujang ini juga membenarkan bahwa dahulu orang-orang “londo” minumannya juga seperti apa yang ia kembangkan sekarang.* n




