:: Wirausaha & Keuangan ::

Asyiknya Membangun Bisnis dari Rumah

E-mail Cetak PDF

Windy Widyawati dan Agoes Widodo

Ada kalanya  berbisnis menjadi kesenangan. Semacam hobby yang memberikan kegembiraan bagi para pelakunya. Mereka rela kehilangan waktu istirahat atau liburan karena digunakan untuk mengelola bisnis yang baru dirintisnya. Tetapi memperoleh kesenangan karena ekspresinya  untuk berbisnis tersalurkan.

Windy Widyawati dan Agoes Widodo, misalnya. Pasangan muda ini tak malu-malu menggelar bisnis pakaian muslim dengan kendaraan pribadinya di kawasan seputar Taman Mini Indonesia Indah  saat awal-awal berbisnis jika pada hari Sabtu atau Minggu tiba. Bersama pebisnis lain ia menggelar dagangan, dan rela berpayah-payah menawarkan kepada pelanggan yang datang. Padahal keduanya jika hari kerja adalah karyawan dan pegawai yang sehari-hari sibuk bekerja.

“Saya sih senang saja mencoba berbisnis. Semakin tahu bagaimana sukadukanya berbisnis, dan melatih kepiawaian berbisnis,” ujar Windy yang kini memiliki  usaha produksi Kerudung Ladhisa  yang dibuat bersama ibu-ibu pengajian di sekitar rumahnya.

Bagi Windy, apa yang telah dirintisnya, dengan membangun bisnis dari rumah, yang memproduksi  kerudung, serta baju muslim, memiliki banyak dimensi positif, bukan saja bagi dirinya, tetapi juga masyarakat lingungannya. Setidaknya Windy dan Agoes menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.

Tentang kerudung Ladhisa, Windy mengungkapkan produknya terbuat dari bahan spandek halus yang sangat nyaman jika dipakai, dan sesuai dengan bentuk kepala menjadikan muslimah yang memakai terlihat lebih cantik karena tersedia dalam aneka bentuk dan motif. 

Suami istri ini berkeinginan Kerudung Ladhisa semakin dikenal oleh masyarakat, dan semakin meluas sebaran pelanggannya. Ia yakin, meskipun usahanya dikendalikan dari rumah, dan hanya mampu mengontrol usahanya secara penuh jika hari Sabtu atau Minggu saja tetapi perkembangan bisnis telah tumbuh seperti yang diharapkan. ***

Terakhir Diupdate ( Rabu, 15 Juli 2009 03:01 )